Anda Termasuk Orang Tua yang Gemar Cium Bibir Anak? Simak Penjelasan Psikolog Berikut

Anda Termasuk Orang Tua yang Gemar Cium Bibir Anak? Simak Penjelasan Psikolog Berikut
Ilustrasi ibu dan bayi. Foto: Pixabay

jpnn.com - Setiap orang tua punya cara masing-masing untuk mengekspresikan rasa sayang mereka kepada anaknya. Ada yang gemar memeluk, ada juga yang suka mencium.

Tak hanya di pipi atau dahi, beberapa orang tua juga kerap mencium bibir si kecil. 

Lalu usia berapa yang masih pantas bila anak dicium di bibir? Adakah dampaknya secara psikologis? Mari simak penjelasan psikolog berikut ini.

Mencium Bibir Anak, Boleh atau Tidak?

Tidak sedikit orang tua yang sering memberikan ciuman di bibir anaknya. Biasanya, kebiasaan ini dilakukan saat anak masih kecil dan belum beranjak dewasa.

Namun, apakah ciuman di bibir untuk anak sebenarnya diperbolehkan? 

“Sebenarnya hal ini masih jadi perdebatan. Ada yang mengatakan boleh, tapi ada juga yang tidak. Ada yang memperbolehkan karena itu sebagai bentuk kasih sayang orangtua ke anak, dan dijelaskan bahwa yang boleh melakukan itu orang tua dan saat masih kecil saja. Tetapi, di satu sisi, cium bibir anak tidak diperbolehkan karena bisa membuat anak bingung mengenai batasan privasi si anak,” ujar Psikolog Ikhsan Bella Persada.

Sementara, orang tua juga harus mengajarkan anak sejak dini tentang bagian tubuh mana yang harus dijaga dan tidak boleh sembarangan dipegang orang.

Apakah ciuman di bibir untuk anak sebenarnya diperbolehkan? Para orang tua wajib baca artikel berikut.

Sumber klikdokter