Anggota DPR Australia Keturunan Tiongkok Terlibat Sayap Rahasia Pemerintah Tiongkok

Atkinson bahkan diwawancarai oleh media Tiongkok. Saat ditanya soal tuntutan demonstran Hong Kong, dia mengatakan tidak percaya "standar internasional" untuk pemilu.
"Setiap negara atau wilayah harus memilih sistem yang sesuai dengan situasinya," begitu kata Atkinson, yang tampaknya sejalan dengan retorika Beijing mengenai Hong Kong.
Ketika ditanya ABC, Atkinson mengatakan pernyataannya itu merupakan "fakta."
Negara-negara demokrasi, katanya, memiliki "struktur dan metode pemilu yang berbeda".
"Dalam demokrasi, satu suara satu nilai adalah hak dan saya ingin melihat hak itu diperluas secara universal," katanya.
Atkinson berdalih jabatannya itu murni kehormatan dan dia "tidak berperan aktif dalam organisasi Tiongkok, termasuk peran sebagai penasihat, konsultatif atau eksekutif."
Dia juga mengatakan tidak ada entitas atau individu Tiongkok yang coba mempengaruhi pemikirannya dalam masalah politik.
Namun, dia mengatakan prihatin dengan munculnya sikap bahaya laten "merah" (Komunis) di Australia.
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas