Anregurutta Kiai Sanusi Baco Meninggal Dunia, Jenazahnya Dibawa ke Maros

Anregurutta Kiai Sanusi Baco Meninggal Dunia, Jenazahnya Dibawa ke Maros
Suasana di rumah duka AGH Kiai Sanusi Baco, LC di Jalan Kelapa III, Makassar, Sabtu (15/5/2021) malam. ANTARA/HO-M Siradj

jpnn.com, MAKASSAR - Jenazah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Anregurutta KH Sanusi Baco dibawa ke Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros pada Minggu (16/5) untuk dimakamkan.

Anregurutta Kiai Sanusi Baco meninggal dunia pada Sabtu (15/5) sekitar pukul 19.00 WITA di Primaya Hospital, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sebelum dimakamkan, jenazahnya dimandikan, dikafani, dan disalatkan di Makassar. Prosesi itu dipimpin KH Muammar Bakri.

Jenazah Kiai Sanusi Baco dibawa dengan iring-iringan dari rumah duka di Jalan Kelapa III menuju Masjid Raya Makassar untuk disalatkan selepas zuhur.

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Syafei Kasno, dan pejabat pemerintah daerah ikut menyalati jenazah ulama tersebut bersama warga.

Sebelum dibawa ke pemakaman di Talawe, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, jenazah Anregurutta Sanusi Baco dibawa ke Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang agar para santri dan warga setempat bisa memberikan penghormatan terakhir.

Anregurutta Sanusi Baco yang merupakan pengasuh Pesantren Nahdlatul Ulum lahir di Kabupaten Maros pada 4 April 1937.

Putra kedua dari enam bersaudara itu menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Barru, selama delapan tahun dan mengajar di Makassar setelah lulus Madrasah Aliyah pada 1958.

Mantan Wapres RI Jusuf Kalla ikut menyalati jenazah Anregurutta KH Sanusi Baco yang meninggal dunia pada Sabtu (15/5).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News