Anton Charliyan Janji Perjuangkan Perda Pesantren

Anton Charliyan Janji Perjuangkan Perda Pesantren
Anton Charliyan saat berbicara dengan pengusaha UMKM di Kota Tasikmalaya, Senin (18/12/2017). Foto: RANGGA JATNIKA /RADAR TASIKMALAYA/dok.JPNN.com

jpnn.com, TASIKMALAYA - Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Barat H Anton Charlyan mengajak para ulama dan santri serta elemen masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya upaya adu domba lewat isu negatif menjelang pilgub.

Hal itu disampaikan pria kelahiran Tasikmalaya tersebut di sela bersilaturahmi ke Ponpes Al Munawwar Jarnauziyyah Kampung Pasir Bokor Kelurahan Cipawitra Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Sabtu (27/1).

“Salah satu ciri dari pilkada itu adanya hoaks, kita harus perangi itu karena bisa memicu praktik adu domba,” ucap mantan Kapolda Jabar 2016 ini kepada wartawan.

Terkait isu negatif yang menyerangnya menjelang Pilgub, alumnus Akpol 1984 ini menyikapinya dengan santai. Karena ia percaya masyarakat saat ini sudah cerdas menanggapi ”serangan” tersebut.

”Saya sikapi saja dengan senyum. Kebenaran tidak perlu tipu muslihat untuk meyakinkan,” tutur Kapolwil Priangan 2008 ini.

Selama ini, menurut Anton, dia kerap disebut antiulama dan anti-Islam. Ia dengan tegas membatah hal itu.

”Saya hidup di lingkungan Islam. Dididik dengan cara Islam. Tidak ada satu kata pun yang terucap untuk menghina agama saya," ujar pria kelahiran 29 November 1960 ini.

Terpisah, Wakil Pimpinan Ponpes Al Munawwar Jarnauziyyah KH Dr Pepep Fuad Muslim menilai sosok Anton sangat tegas, lugas dan berbicara apa adanya.

Bakal Cawagub Jabar Anton Charliyan dinilai sebagai sosok yang mencintai pondok pesantren. Anton berjanji memperjuangkan pembentukan Perda Pesantren.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News