Rabu, 12 Desember 2018 – 21:25 WIB

Australia Bangun Dua Ladang Panel Matahari Terbesar di NSW

Rabu, 10 Oktober 2018 – 12:00 WIB
Australia Bangun Dua Ladang Panel Matahari Terbesar di NSW - JPNN.COM

Kota Balnarald yang terletak sekitar 853 km dari Sydney akan menjadi tempat berdirinya dua ladang panel matahari terbesar di Australia.

Ladang panel solar ini sudah mendapatkan dana yaitu sebesar $AUD 350 juta, yang diperkirakan akan bisa mengalirkan tenaga listrik bagi sekitar 50 ribu rumah.

Perusahaan patungan Australia-China Maoneng Grup akan memulai pembangunan ladang panel matahari bernama Sunraysia sebesar 255 megawatt tersebut dalam beberapa minggu mendatang.

Sebelumnya perusahaan energi raksasa Jerman Innogy bulan September lalu mengukuhkan bahwa mereka akan mulai membangun proyek pembangkit tenaga matahari Limondale di sekitar Balnarald bulan ini.

Limondale akan menghasilkan tenaga sebesar 349 megawatt, dan menjadi ladang panel matahari terbesar di Australia sejauh ini.

Wakil Presiden Maoneng Grup Qiao Nan Han mengatakan sekitar 400 pekerja akan dilibatkan dalam pembangunan, dan sebagian besar pekerja berasal dari daerah setempat.

"Akan ada perumahan bagi mereka yang dipekerjakan untuk membangun, dan mereka akan tinggal di Balranald dimana sebagian besar pekerja berasal." kata Han.

"Kami akan melakukan peletakan batu pertama dalam beberapa minggu mendatang, dan pembangunan akan selesai dalam masa 14 bulan."

Han mengatakan separuh dari energi yang diproduksi Sunraysia akan dipasok untuk perusahaan energi AGL, 25 persen untuk University of New South Wales di Sydney, dan sisanya dijual ke pasar energi nasional Australia.

Limondale akan mulai beroperasi tahun 2020

Direkur operasi Innogy Hans Bünting mengatakan proyek Limondale diperkirakan akan mulai beroperasi di pertengahan tahun 2020.

"Ini membuat saya bangga bisa memulai pembangunan ladang panel matahari pertama kalinya di Australia." katanya.

"Untuk memperluas energi terbarukan, penting sekali selain hasil yang baik, negeri juga harus mendukung peningkatan sumber energi terbarukan."

Lihat berita selengkapknya dalam bahasa Inggris di sini

 
SHARES
Komentar