Bahaya Mengonsumsi Suplemen Pembangun Otot

Bahaya Mengonsumsi Suplemen Pembangun Otot
Bahaya Mengonsumsi Suplemen Pembangun Otot

jpnn.com - Bagi yang suka fitness pasti mendambakan tubuh yang ideal dan terbentuk otot di sana sini dengan mudah dan cepat. Selain rajin fitness, suplemen yang mendukung jadi pilihan untuk mendapatkan hasil yang instan dan memuaskan. Namun sesuatu yang instan pastinya memiliki efek yang buruk.

Suplemen yang digunakan dalam pembentukan otot banyak beredar, mulai dari penghancur lemak, penggemuk badan, pembentuk otot dan lain-lain menjadi varian jenis suplemen ini.

Namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa menggunakan suplemen pembangun otot terlalu sering bisa menempatkan kita pada risiko berbahaya, seperti penyakit kanker.

Baru-baru ini temuan yang dipublikasikan dalam British Journal of Cancer, menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi suplemen pembangun otot selama tiga tahun atau lebih dan dibawah usia 25 tahun (terutama pil dan bubuk yang mengandung creatine atau androstenedion) terkait dengan peningkatan risiko kanker sel germinal testis.

"Sementara ini adalah studi epidemiologi analitik pertama yang menghubungkan suplemen pembangun otot dengan resiko kanker, suplemen binaraga memang telah lama dikaitkan dengan masalah kesehatan manusia lainnya," kata peneliti Tong zhang Zheng, seperti dilansir laman Yahoo Health, Senin (11/5).

"Kita harus sadar bahwa suplemen pembangun otot juga mengandung senyawa yang dirahasiakan. Beberapa bahan suplemen bahkan bisa merusak testis," jelas Zheng lebih lanjut.

Penelitian ini melibatkan wawancara dengan hampir 900 orang, 356 didiagnosis dengan kanker sel germinal testis dan 513 tidak didiagnosis dengan kanker.

Para peneliti meneliti sejumlah faktor risiko kanker testis, seperti riwayat keluarga, kebiasaan olahraga, status merokok, cedera pada testis atau pangkal paha dan kebiasaan minum mereka.

Bagi yang suka fitness pasti mendambakan tubuh yang ideal dan terbentuk otot di sana sini dengan mudah dan cepat. Selain rajin fitness, suplemen

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News