Balas Dendam, Korea Utara Kirim 720 Balon Isi Sampah ke Wilayah Korsel
JCS menyarankan masyarakat untuk tidak menyentuh benda-benda tersebut dan agar melaporkan ke pihak militer atau polisi terdekat.
JCS juga memperingatkan bahwa balon-balon tersebut kemungkinan membawa bahaya.
Pihak militer Korea Selatan mengirimkan tim untuk mengambil puing-puing, alih-alih menembak jatuh balon-balon, karena kemungkinan balon-balon tersebut berisi bahan kimia beracun yang tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.
Kendati sejauh ini belum ada laporan korban cedera, pemerintah Kota Seoul mengatakan pihaknya akan mengoperasikan pusat darurat 24 jam sehari untuk merespons benda-benda tersebut.
Korut telah mengganggu sinyal GPS di dekat perbatasan sejak Rabu (29/5). Negara itu melancarkan serangan gangguan GPS di perairan dekat pulau perbatasan barat laut Korsel selama empat hari berturut-turut pada Sabtu.
Korea Utara juga menembakkan rentetan artileri dari peluncur roket berukuran super besar ke arah Laut Timur pada Kamis (30/5) dalam sebuah latihan, yang dikatakannya untuk menunjukkan tekadnya melakukan serangan pendahuluan terhadap Korsel. (ant/dil/jpnn)
Balon-balon Korea Utara tersebut berisi berbagai macam sampah, seperti puntung rokok, kertas, dan kantong plastik
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Kim Jong Un Pantau Uji Tembak Rudal Jelajah Strategis Korut, Minta Tingkatkan Kesiapan Tempur
- 2 ABK WNI Korban Kapal Tenggelam di Korsel Masih dalam Proses Pencarian
- Perkuat AL, Kim Jong Un Targetkan Produksi Senjata Bawah Air Rahasia
- Kim Jong Un Perintahkan Militer Korut Perkuat Pertahanan Perbatasan Selatan
- Dari KF-21 Boramae Hingga AI: Kemlu RI Tegaskan Korea Selatan Mitra Strategis Jangka Panjang
- Ibas Dorong Kerja Sama RI–Korsel di Bahasa, Budaya, dan Generasi Muda
JPNN.com




