Bantah Pergantian Kakanwil karena Kasus Lapas

Bantah Pergantian Kakanwil karena Kasus Lapas
Bantah Pergantian Kakanwil karena Kasus Lapas

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana membantah pergantian Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara dan DKI Jakarta, terkait insiden di Lembaga Pemasyarakat di dua daerah itu.

Denny membantah pergantian Kakanwil Sumut berkaitan dengan insiden kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta dan Lapas Labuhan Ruku. Ia pun bantah pergantian Kakanwil DKI Jakarta terkait soal kisruh peredaran narkoba di Lapas Cipinang.

"Tidak dikait-kaitkan dengan yang kemarin," kata Denny, kepada wartawan, usai pelantikan pejabat eselon II, di Kantor Kemenkumham, di Jakarta, Rabu (28/8).

Dijelaskan Denny, penggantian itu dimaksud untuk meningkatkan kinerja lembaga. "Yang pasti di semua lapas dilakukan penguatan-penguatan," katanya.

Kendati demikian, Denny tak menjawab jelas ketika ditanya soal maksud penguatan-penguatan itu. "Melaksanakan tugasnya lebih baik lagi, lebih sukses lagi," katanya.

Hari ini, Kemenkumham resmi melantik Kakanwil Sumut I Wayan Sukerta, dan Kakanwil DKI Jakarta Rusdianto. Setidaknya, ada 16 Kakanwil yang diganti.

Bahkan, delapan Kepala Lapas turut diganti,  yakni Kepala Lapas Cipinang, Semarang, Bandar Lampung, Tangerang, Palembang, Batu-Nusakambangan, Cirebon, dan Medan.

Menurut Denny, pejabat yang dilantik hari ini adalah unggulan, peringkat teratas dan berhasil melalui berbagai ujian.

JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana membantah pergantian Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara dan DKI

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News