Banyak Korban Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Lasarus: Bangun Jembatan Penyeberangan

Banyak Korban Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Lasarus: Bangun Jembatan Penyeberangan
Lasarus. Foto: Humas DPR

jpnn.com, JAKARTA - JAKARTA- Ketua Komisi V DPR Lasarus mendesak Pemerintah melalui direktorat jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan inovasi untuk bisa meminimalisir angka kecelakaan.

Dia mengatakan salah satu penyebab kecelakaan itu ialah kelalaian yang muncul akibat ego sektoral, mengingat keberadaan perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama seperti Dirjen Bina Marga, PT Kreta Api Indonesia (KAI), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), dan Pemerintah Daerah.

"Mereka harus selamatkan untuk itulah kami rapat pada hari ini," kata Lasarus dalam rapat kerja Komisi V DPR bersama Plt Dirjen Perkeretaapian Zulmafendi dan Dirjen Bina Marga Hedi Rahadian, Rabu (14/9) di Jakarta.

Lasarus menyinggung data Humas Daop 1 PT KAI Eva Chairunisa yang mengatakan sejak Januari 2022 hingga Juni 2022 terdapat sebanyak 95 kecelakaan di perlintasan sebidang.

Menurut dia, angka kecelakaan itu seharusnya tidak terjadi, bila pengelolaan perlintasan sebidang dan fasilitas perlindungan keselamatan seperti flyover atau jembatan penyeberangan.

Karena itu, Komisi V meminta Dirjen Perkeretaapian, Dirjen Bina Marga, PT KAI dan PT Kereta Commuter Indonesia untuk meningkatkan koordinasi pengelolaan perlintasan sebidang.

"Terutama terkait pembagian tanggung jawab dan kewenangan dalam penyediaan fasilitas keselamatan seperti flyover dan penertiban perlintasan sebidang ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Politisi PDI-Perjuangan itu mengatakan upaya penanggulangan kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang ini harus segera dilakukan, sekalipun pemerintah mengeluarkan biaya besar.

Ketua Komisi V DPR Lasarus mendesak Pemerintah melakukan inovasi untuk bisa meminimalisir angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News