Batik Air yang Ditumpangi Letjen Ganip Mendarat Darurat di Kualanamu

Batik Air yang Ditumpangi Letjen Ganip Mendarat Darurat di Kualanamu
Pesawat Batik Air yang terbang dari Aceh dengan tujuan Jakarta mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara, Minggu (28/8). Foto: Antara

jpnn.com, MEDAN - Pesawat Batik Air seri Airbus A-330 mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara, Minggu (28/8) sekitar pukul 11.45 WIB.

Dikutip dari Antara, pesawat yang mengangkut ratusan penumpang, termasuk Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Ganip Warsito dan Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS, terbang dari dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dengan tujuan Jakarta.

Pesawat dengan registrasi PK-LEL tersebut diduga mengalami gangguan teknis di dalam mesin.

"Kami sempat khawatir dengan kejadian ini, semoga kami dapat melanjutkan penerbangan dengan selamat sampai ke tujuan," kata Hayatullah Fajri, penumpang asal Meulaboh, Aceh Barat.

Dia mengatakan, pesawat Batik Air tersebut berangkat dari Aceh menuju ke Jakarta sekira pukul 10.55, dari jadwal penerbangan semula sekira pukul 10.00 WIB.

Irfan, penumpang Batik Air lainnnya mengatakan mereka terkejut ketika pilot memutuskan pesawat yang ditumpangi tersebut, akan mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sesuai tujuan penerbangan di dalam tiket, kata dia, pesawat tersebut memiliki jadwal penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, dengan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Petugas Wings Air yang ditanyai di ruang tunggu penumpang, Ridho mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab pendaratan darurat tersebut. Dia mengaku tidak bisa memberikan keterangan, karena belum mendapatkan informasi terkait peristiwa ini.

Pesawat Batik Air seri Airbus A-330 yang terbang dari Aceh tujuan Jakarta mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News