Bek Aston Villa tak Mau Dikasihani, meski Mengalami Serangan Rasial

Bek Aston Villa tak Mau Dikasihani, meski Mengalami Serangan Rasial
Bek Aston Villa Tyrone Mings melakukan pemanasan jelang sepak mula melawan Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu (10/4/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Laurence Griffith)

Mings lantas mengunggah story lain dengan tangkapan layar dari instagram sembari membubuhkan sebuah gif "WOW" yang mewakili keterkejutannya.

Sementara itu pihak Aston Villa segera memberi dukungan kepada Mings atas serangan rasial daring yang dialaminya.

Aston Villa secara resmi mengumumkan apa yang dialami merupakan hal menjijikan.

"Kami mengutuk segala bentuk diskriminasi rasial dan akan terus berdiri di samping Tyrone, salah seorang sosok inspiratif dalam perjuangan melawan rasisme," demikian pernyataan Villa.

Mings merupakan pesepak bola Liga Inggris kesekian yang menjadi sasaran serangan rasial daring setelah trio Manchester United Anthony Martial, Axel Tuanzebe dan Marcus Rashford serta bek Chelsea Reece James.

Otoritas sepak bola Inggris memberi tekanan kepada penyedia layanan media sosial untuk mengatasi masalah tersebut.

Instagram pun mengumumkan langkah mereka dan Twitter.

Mereka bersumpah melanjutkan sikap tegas yang sudah dilakukan terhadap lebih dari 700 kasus serangan terkait sepak bola di Inggris pada 2019.(Antara/jpnn)

Bek Aston Villa menyatakan tak mau dikasihani, meski mengalami serangan rasial yang sangat tak mengenakkan.


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News