Berangkat Ke Sekolah, Bocah SD Tewas Diseruduk Huller

Berangkat Ke Sekolah, Bocah SD Tewas Diseruduk Huller
Ilustrasi. FOTO: jpnn.com

NASIB tragis dialami Andika Dwi, 9, pelajar SD yang tinggal di Dusun Wungurejo, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Jombang, kemarin (17/11). Nyawanya melayang karena dihantam huller (mesin penggiling padi) ketika hendak berangkat ke sekolah. Dia meninggal saat dibawa ke puskesmas terdekat.

Menurut Lia, saksi mata di tempat kejadian, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30. Saat itu Andika mengayuh sepedanya menuju sekolah. Ketika korban melintas di jalan raya Desa Bareng, pada waktu yang bersamaan, sebuah huller yang dikemudikan Muhammad Irfan, 35, warga Dusun Jemparing, Desa Pakel, Bareng, melaju dari arah yang sama (selatan). 

Tanpa diduga, saat melintas di jalan yang agak menurun, tiba-tiba as roda depan huller putus. Seketika itu juga huller tersebut oleng ke kiri. Nahas, bodi huller langsung menghantam sepeda Andika yang melaju di sebelah kirinya. ''Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala. Dia meninggal dalam perjalanan menuju puskesmas,'' terang Lia.

Sementara itu, Kasubbaghumas Polres Jombang Ipda Dwi Retno Suharti membenarkan adanya kecelakaan antara huller dan sepeda yang merenggut nyawa tersebut. ''Saat ini sopir berikut hullerdiamankan petugas di Mapolsek Bareng. Sopirnya masih menjalani pemeriksaan intensif,'' tuturnya.(naz/nk/c22/dwi) 

NASIB tragis dialami Andika Dwi, 9, pelajar SD yang tinggal di Dusun Wungurejo, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Jombang, kemarin (17/11).


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News