Berat…. Rapuh di Lini Belakang, Tumpul di Lini Depan

Berat…. Rapuh di Lini Belakang, Tumpul di Lini Depan
Mitra Kukar saat jalani sesi latihan. Foto: kaltimpost/jpg

Hadirnya Jorge Gotor di lini belakang, belum sepenuhnya membuat gawang Gerri Mandagi aman. Secara teknik, eks Real Zaragoza itu memang unggul. Sayang, pemain 29 tahun itu tidak memiliki speed.

Ditambah lagi dengan cedera Dedi Gusmawan. Lini belakang harus mendatangkan sosok baru untuk mengantisipasi jika salah satu antara Gotor dan Saepulloh Maulana cedera atau mendapat sanksi.

Pun demikian lini depan yang lebih serius. Pemain asing yang diharapkan mampu memberikan kontribusi, justru di luar ekspektasi. Angel Carrascosa Munoz, dari tiga kali diturunkan sebagai starter, eks Deportivo La Coruna itu gagal mencetak gol.

Tak hanya itu, dia tidak menyumbang assist. Sedangkan Retamal Hugo Nicolas, dengan usia 21 tahun, sama sekali tidak memikat hati Jafri Sastra. Keduanya dicoret setelah fase grup.

“Banyak sekali lini harus diperbaiki. Semua lini akan saya evaluasi, terlebih lini belakang dan depan yang saya nilai banyak kekurangan,” ujar Jafri Sastra seperti diberitakan Kaltim Post (Jawa Pos Group) hari ini.

Dari hasil Piala Presiden, eks arsitek Persipura Jayapura itu segera melaporkan rapor pemain kepada manajemen. Jika harus mencoret pemain yang kurang berkontribusi, dia akan melakukannya.

“Semua akan kami laporkan kepada manajemen. Untuk urusan coret-mencoret, itu sepenuhnya hak manajemen. Tugas saya hanya melaporkan hasil kerja anak-anak,” sambungnya. (don/bby)


  Sejumlah pekerjaan rumah menanti pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra jelang Liga 1 bergulir pertengahan April mendatang.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News