Bertemu Anak Berhadapan Hukum, Tutur Semangat Bu Risma Disambut Antusias

Bertemu Anak Berhadapan Hukum, Tutur Semangat Bu Risma Disambut Antusias
Bu Risma bertemu anak berhadapan hukum di Balai Handayani, Jakarta. Foto: Kemensos

RR dipaksa melayani laki-laki dengan imbalan Rp 300 ribu. Namun dia hanya menerima Rp 100 ribu, sisanya dipotong anggota sindikat.

Di Balai Handayani kondisi psikologisnya dipulihkan serta diberikan keterampilan kewirausahaan.

Saat ini kondisi RR sudah lebih tenang dan telah mendapatkan beberapa treatment kesehatan maupun psikososial.

Mensos juga bertemu dengan dua anak lainnya yang merupakan anak korban jaringan terorisme. Satu di antaranya merupakan korban sandera kelompok teroris Abu Sayyaf.

Kepada anak-anak kurang beruntung tersebut, Mensos membangkitkan rasa percaya diri mereka agar sukses di kemudian hari. Untuk mereka yang tertarik dengan keahlian tertentu seperti menjahit, Mensos mengarahkan mereka untuk dapat belajar dan berusaha untuk mengasahnya.

"Ayo yang tertarik dengan menjahit kita belajar jahit, kita usaha. Suatu saat kalau kalian pintar, ibu akan sekolahkan kalian jadi perancang mode atau yang lainnya," kata Mensos.

Diakhir kunjungannya, Mensos menyambangi Sentra Kreasi Atensi (SKA) di Bambu Apus untuk mencicipi kuliner yang ada. Mensos berharap bahwa SKA di Bambu Apus dapat terus berkembang mengingat tempat yang cukup strategis dengan suasana yang nyaman.

Mensos didampingi Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat, Direktur RSKP Napza Victor Siahaan, Sekretaris Ditjen PFM Beni Sujanto, Kepala Balai Panasea Isye Sri Rahayu, Kepala Balai Melati Romal Uli Sinaga, Kepala Balai Handayani Hasrifah Musa. (jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyapa anak-anak berhadapan dengan hukum di balai Handayani Jakarta. Kedatangan Mensos disambut antusias.


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News