Bisnis Properti Belum Tunjukkan Gairah Positif

Bisnis Properti Belum Tunjukkan Gairah Positif
Ilustrasi perumahan yang sedang dibangun. Foto: Kaltim Post/JPNN

Membeli properti mahal bisa menjadi beban bagi mereka nantinya. Kondisi tidak menentu bisa saja mereka jatuh.

Contohnya komoditas batu bara ini masih belum aman. Tiongkok penutup impor lagi, bisa jatuh lagi tambang emas hitam ini.

“Dengan demikian, pemerataan kebutuhan rumah di seluruh wilayah pun bisa terwujud. Meski tidak sebagus rumah komersial, yang penting mereka punya rumah pribadi,” terang Lana. (aji/ndu2/k18)


Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menyambut positif aturan baru mengenai batas maksimal gaji penerima fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk pembelian rumah subsidi.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News