Bocah Tewas Tersambar Petir di Belakang Rumah

Bocah Tewas Tersambar Petir di Belakang Rumah
Ilustrasi.

jpnn.com - PONOROGO - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur merenggut nyawa. Korbannya adalah seorang bocah 10 tahun bernama Viky Ardiansyah, akhir pekan lalu. Bocah yang tinggal di Desa Somoroto, Kauman, itu tewas ketika petir menyambar sebelum hujan turun. 

Kejadian tersebut bermula saat korban dan dua temannya bermain tembak-tembakan di kebun bealakang rumahnya sekitar pukul 13.30. Cuaca saat itu memang tengah mendung. 

Petir pun beberapa kali menyambar. Hujan kali pertama memang kerap ditunggu anak-anak. Nahas, petir lebih dulu menghampiri sebelum hujan turun. 

Korban yang tengah bermain di bawah pohon randu tersebut langsung terpental beberapa meter begitu petir menyambar. ''Ibu korban yang khawatir langsung mencari ke belakang setelah petir besar terdengar,'' ungkap Kasubbaghumas Polres Ponorogo AKP Harijadi kemarin (8/11).

Dia menjelaskan, ibu korban langsung histeris ketika mendapati tubuh anaknya sudah tergeletak di tanah. Sementara itu, dua temannya yang juga di lokasi terlihat shock. 

Ibu korban lantas menggendong anaknya di depan sembari meminta bantuan. Warga yang melihat berusaha menolong korban dengan membawa ke puskesmas setempat. Namun, nyawa bocah tersebut tidak tertolong. 

''Korban sudah meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit,'' terangnya.

Sementara itu, hujan deras hari kedua kemarin (8/11) mengakibatkan pohon akasia di Jalan Jaksa Agung tumbang. Untungnya, tidak ada kendaraan yang melintas. Batang pohon setinggi 15 meter itu sempat mengakibatkan kemacetan. 

PONOROGO - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur merenggut nyawa. Korbannya adalah seorang bocah 10 tahun bernama Viky Ardiansyah,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News