BPBD Kalbar Wanti-wanti Ketapang dan Kubu Raya

BPBD Kalbar Wanti-wanti Ketapang dan Kubu Raya
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - KETAPANG - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, TTA Nyarong mengatakan, kabupaten Ketapang dan Kubu Raya memerlukan perhatian ekstra untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pasalnya, dua daerah itu memiliki banyak lahan gambut dan warganya sudah terbiasa membuka lahan dengan cara dibakar. “Khususnya, memasuki musim dengan rendahnya intensitas hujan seperti saat ini,” ujar Nyarong, Minggu (27/3) kemarin.

Pernyataan TTA Nyarong itu sedikit bertentangan dengan prestasi yang diperoleh Bupati Kubu Raya Rusman Ali. Baru-baru ini Bupati Rusman Ali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebab, Kubu Raya masuk dalam wilayah yang minim terjadi kebakaran hutan dan lahan.Menurut Nyarong, belajar dari pengalaman tahun lalu, dari sekitar dua ribu lebih hotspot yang ditemukan, sebagian besar merupakan sumbangan Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya.

“Dalam upaya pencegahan terjadinya Karhutla di kawasan yang memiliki banyak lahan gambut, itu pun membutuhkan campur tangan pihak terkait. Mulai dari tataran desa, kecamatan hingga aparatur hukum setempat,” ujar Nyarong. (rk/jos/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News