BRI Buka-bukaan soal Potensi Perempuan lewat Holding Ultra Mikro di WEF 2024

BRI Buka-bukaan soal Potensi Perempuan lewat Holding Ultra Mikro di WEF 2024
BRI sebagai induk dari Holding Ultra Mikro (UMi) serta Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM), berupaya untuk mengangkat pemberdayaan perempuan. Foto: dok BRI

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan,PNM yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro, kini pantas mengklaim dirinya sebagai group lending terbesar di dunia. 

“Hal ini merupakan wujud BRI Group dalam melakukan pemberdayaan kepada wanita prasejahtera (underprivileged women) dan mendukung pencapaian SDGs khususnya yang terkait dengan kesetaraan gender,” ujarnya dalam gelaran World Economic Forum (WEF) 2024 yang diadakan di Davos, Swiss pada tanggal 15-19 Januari 2024.

Survei BRI Research Institute pada 2023 mencatat sebanyak 60,85 persen nasabah Mekaar mampu meningkatkan omzet usaha dan 48,35 persen bahkan menikmati penambahan aset. 

Ini membuat para nasabah mampu meningkatkan taraf hidup sehari-hari, termasuk untuk pendidikan anak.

"Akses terhadap layanan keuangan sangat penting bagi masyarakat kurang mampu dan kurang terlayani. Pembiayaan dengan harga terjangkau dapat berfungsi sebagai tanjakan untuk meningkatkan skala usaha mereka dan meningkatkan peluang untuk menaiki tangga kelas ekonomi yang sulit dicapai," tambahnya.

Ke depan, BRI akan terus berkomitmen dalam pemberdayaan UMKM.

Salah satunya untuk kinerja Holding Ultra Mikro, BRI mencatat hingga akhir Desember 2023 sudah lebih dari 37 juta nasabah peminjam yang terintegrasi. Keberhasilan BRI Group mengintegrasikan nasabah di segmen ultra mikro tersebut berdampak terhadap penurunan jumlah nasabah yang belum mendapatkan akses keuangan formal.

Terkait dengan pemberdayaan pelaku usaha wanita tersebut, Sunarso pun menuliskan insight-nya dan dimuat di website resmi WEF pada tautan sebagai berikut:  https://www.weforum.org/agenda/2024/01/microfinance-women-indonesia-mekaar/.(jpnn)

BRI sebagai induk dari Holding Ultra Mikro (UMi) serta Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM), berupaya untuk mengangkat pemberdayaan perempuan.


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News