Brigjen Rusdi: Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Berakhir

Brigjen Rusdi: Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Berakhir
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat memberikan keterangan kepada awak media di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/9). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan tim DVI Polri telah mengidentifikasi sisa 16 korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Adapun identifikasi jenazah dua korban masih membutuhkan data-data terkait untuk benar-benar dipastikan oleh tim DVI.

Dua jenazah tersebut adalah Samuel Machado Nhavene dan Bambang Guntara Wibisana bin Ahmad Yanan.

“Tim DVI tentunya telah mengidentifikasi seluruhnya 41 korban sejak mulai tanggal delapan sampai terakhir sekarang tanggal 15 September," kata Rusdi di RS Polri Jakarta Timur, Rabu (15/9).

Oleh karena itu, Rusdi menyatakan proses identifikasi terhadap 41 jenazah sudah selesai.

"Operasi DVI dalam rangka melakukan identifikasi terhadap kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang dinyatakan telah berakhir. Dengan hasil 41 korban dapat diidentifikasi,” ujar Rusdi.

Pada hari ini, tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 14 dari 16 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan puluhan orang narapidana itu.

Belasan jenazah itu teridentifikasi lewat DNA dan rekam medis.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengumumkan berakhirnya identifikasi jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang, Banten, Rabu (15/9).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News