Senin, 19 November 2018 – 21:21 WIB

BTN Bidik Komunitas Kaum Wanita

Minggu, 16 September 2018 – 20:26 WIB
BTN Bidik Komunitas Kaum Wanita - JPNN.COM

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membidik komunitas wanita untuk dijadikan sebagai nasabah baik tabungan maupun kredit. Potensi kaum wanita dinilai sangat besar karena pengaruhnya yang signifikan bagi keluarga.

"Posisi wanita di Indonesia sangat tinggi, bahkan di beberapa daerah wanita yang memegang kendali. Makanya potensi wanita untuk dijadikan nasabah sangat besar, selain karena pengaruhnya dalam keluarga jumlahnya juga sangat banyak," ujar Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria usai menghadiri pemberian penghargaan Tribute to Puteri Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/9) malam.

Budi menjelaskan, langkah menjadikan wanita sebagai nasabah sudah dilakukan perseroan  salah satunya dengan mendekati komunitas arisan. Banyaknya komunitas arisan yang tersebar di kota besar seperti Jakarta merupakan potensi untuk memasarkan  Tabungan BTN Prioritas kepada mereka.

"Bagi BTN potensi tersebut sangatlah besar, di mana kami sudah lama memperhatikan pola ini, salah satunya adanya produk Tabungan Prioritas yang juga menyasar komunitas-komunitas wanita seperti sosialita dan pengusaha wanita yang umumnya berpendidikan tinggi," jelas Budi.

Menurut Budi, wanita juga menjadi inspirasi keluarga karena di tangan merekalah lahir dan muncul tokoh-tokoh besar. Karena itu, dia menyambut baik pemberian penghargaan oleh IMA kepada Puteri Solo salah satunya Ibunda Presiden Joko Widodo yakni Sujiatmi Notomihardjo.

"Intinya di Indonesia wanita memiliki peran yang sangat besar untuk kemajuan bangsa," paparnya.

Budi menuturkan, karena peran wanita yang cukup besar tersebut, maka di BTN wanita diberikan kesempatan yang sama dalam berkarier. Bahkan dalam beberapa posisi wanita menempati jabatan yang startegis di perseroan.

Sementara itu, Honorary Founding Chairman Indonesia Marketing Association, Hermawan Kertajaya pada kesempatan yang sama menyatakan harapannya agar wanita tidak hanya dijadikan objek, tetapi perlu juga diposisikan sebagai subjek bagi perbankan untuk memajukan bisnisnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar