Bu Mensos Punya Kartu Sakti Mengalahkan Dimas Kanjeng

Bu Mensos Punya Kartu Sakti Mengalahkan Dimas Kanjeng
Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan e-Warong di Depok, Jawa Barat, Senin (9/1). Foto: Rieska Virdhani/JawaPos.Com

jpnn.com - jpnn.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa pemerintah punya kartu sakti untuk warga miskin. Kartu itu sakti itu bahkan mengalahkan kesaktian Dimas Kanjeng yang mengaku bisa menggandakan uang.

Khofifah mengatakan hal itu saat meluncurkan program e-Warong di Depok, Jawa Barat, Senin (9/1). Sembari bercanda, Khofifah menjelaskan manfaat kartu itu.

“Ini kartu agak sedikit ajaib, kalau ada yang bisa menggandakan uang, yaitu Kanjeng Dimas di Probolinggo, maka kalau saya punya kartu ini,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, program e-Warong atau Warung Gotong Royong yang terkoneksi dengan sistem perbankan. Penerimanya merupakan peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Khofifah menyebut kartu multifungsi itu sebagai kartu ajaib. Sebab, dengan kartu itu maka penerima program PKH bisa membeli beras dan gula dengan harga lebih murah ketimbang di pasaran.

Misalnya, beras kelas medium yang di pasaran umum dijual Rp 9.500 per kilo, warga bisa memperolehnya dengan harga Rp 7.900- Rp 8.000 per kilo di e-Warong.

Sedangkan beras premium yang dijual di e-Warong dibanderol dengan harga Rp 9.500 per kilo. Padahal, beras premium di pasaran sudah di kisaran harga Rp 12.800 per kilo.

Sedangkan harga gula yang di pasaran Rp 16.000, di e-Warong dijual Rp 12.500. Karenanya warga tidak hanya bisa memperoleh beras dan gula murah, tetapi juga bisa menabung.

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa pemerintah punya kartu sakti untuk warga miskin. Kartu itu sakti itu bahkan mengalahkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News