Bu Nanik Menyampaikan Data, Warga Surabaya Harus Waspada

Bu Nanik Menyampaikan Data, Warga Surabaya Harus Waspada
Muncul sejumlah klaster baru penularan Covid-19 di Kota Surabaya, warga harus disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Muncul sejumlah klister baru penularan Covid-19 di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina menyebut sejumlah klaster baru yang muncul sejak 2022, antara lain klaster fasilitas umum, keluarga, riwayat perjalanan dalam dan luar negeri.

Selain itu ada juga klaster pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dan perkantoran.

"Penyebab terjadinya klaster tersebut karena tingginya mobilitas warga Surabaya, lalu menurunnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap prokes dan munculnya varian Omicron dengan tingkat penularan yang tinggi," kata Nanik Sukristina di Surabaya, Jumat (4/3).

Dikatakan, untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di Kota Surabaya, pihaknya berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi booster (dosis ketiga) untuk masyarakat umum.

Pelaksanaan vaksinasi booster di Kota Surabaya sejak Rabu (12/1) yang sebelumnya menyasar usia 18 tahun ke atas dengan prioritas lansia, telah dilakukan perluasan untuk masyarakat umum.

Vaksinasi booster saat ini dapat diberikan kepada masyarakat dengan interval tiga bulan dari dosis kedua.

Capaian vaksinasi booster Kota Surabaya sampai dengan Rabu (2/3) untuk lansia sebanyak 87.626 atau 96,63 persen dari total sasaran lansia siap vaksin dengan interval tiga bulan dari dosis kedua sebanyak 90.678 orang.

Berita Surabaya: Bu Nanik menjelaskan data yang harus diketahui seluruh warga Surabaya, jangan disepelekan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News