BUMN

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

BUMN
Kementerian BUMN. Ilustrasi. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - Ada joke lawas yang didaur ulang tetapi tetap lucu dan bisa bikin tergelak. Alkisah, diktator Korea Utara Kim Jong Un ingin menebar teror ke seluruh dunia.

Dia memerintahkan anak buahnya untuk memasang bom waktu di setiap pesawat terbang milik maskapai seluruh dunia yang mendarat di Pyongyang. Tujuannya supaya pesawat meledak di udara dan seluruh dunia ketakutan.

Anak buah Kim bertanya untuk memastikan apakah seluruh pesawat akan dipasangi bom. Setelah berpikir sejenak Kim berkata, ‘’Kecuali Garuda Indonesia’’.

Anak buah menjadi kepo dan bertanya, ‘’Mengapa kita takut kepada Indonesia?’’ Kim menjawab, ‘’Bukan takut, tetapi Garuda biasanya selalu telat terbang, nanti meledaknya disini juga, kita yang susah…..’’

Joke lainnya, Anda sudah hafal. Garuda diplesetkan menjadi ‘’Good and Reliable Under Dutch Administration’’, bagus dan andal saat dikelola pemerintah Belanda. Teman bule Australia pun terkekeh mendengar plesetan ini.

Joke itu menggambarkan rasa frustrasi publik terhadap pengelolaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pelat merah milik Indonesia ini.

Publik tidak habis pikir bagaimana perusahaan penerbangan, yang banyak memperoleh privilese dari negara, bisa merugi terus-menerus. Pasti ada yang salah dalam pengelolaan perusahaan ini. Begitu persepsi publik.

Garuda bukan satu-satunya BUMN yang tekor bocor. Beberapa perusahaan pelat merah malah menderita kerugian yang besar sehingga merugikan negara.

Erick Thohir sudah lama menjadi sorotan karena kinerja BUMN-nya yang tidak memuaskan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News