Butuh 100 Polisi Untuk Tangkap John Kei

Butuh 100 Polisi Untuk Tangkap John Kei
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto (tengah), didampingi Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Toni Hermanto dan Kasubdit Umum Ditserse Polda Metro Jaya, Helmy Santika saat memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait penangkapan tokoh pemuda wilayah Indonesia bagian timur John Refra Kei di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (18/2). John Kei ditangkap dan ditembak kakinya di Hotle COne, Pulomas, Jakarta Timur terkait serangkaian dugaan pembunuhan bos PT. Sanex Steel, Ayung alias Tan Hari Tantono (50). Barang bukti yang berhasil disita diantaranya 1 buah handphone, uang tunai Rp. 5.250.000,-, notebook Samsung, dan dompet berwarna hitam cokelat. Polisi juga menangkap seorang artis bernama Alba Fuad saat pesta sabu di lokasi kejadian. Foto: Fery Pradolo/INDOPOS/JPNN
Lima orang itu adalah C, A, T, DK, dan KP. Menurut Helmy, polisi juga memiliki rekaman kamera closed circuit television (cctv) yang menunjukkan keberadaan John Kei saat peristiwa pembunuhan terjadi.

   

Karena itu, setelah bukti dirasa cukup, Helmy membawa timnya dibantu satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan penangkapan. "Saat hendak ditangkap dia lari, karena itu dilumpuhkan di kaki," kata mantan penyidik kasus Antasari Azhar itu.

   

Helmy menjelaskan, penyidikan akan dilanjutkan setelah luka John Kei memungkinkan untuk diperiksa. "Nanti kita koordinasi dengan tim dokter," kata mantan Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan itu.

   

Motif awal pembunuhan itu diduga kasus utang piutang yang mencapai angka ratusan juta.  Para tersangka menagih uang upah penagihan yang belum dibayar oleh Ayung. "Masih kita dalami, nanti diperiksa dulu baru jelas," kata Helmy.

   

JAKARTA - Suasana RS Polri Dr Soekanto,  Kramat Jati hingga tadi malam  mencekam. Puluhan orang yang mengaku sebagai teman-teman John Refra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News