Cerita Brad Binder soal Kemenangan Gila di MotoGP Austria, Seperti di Atas Es

Cerita Brad Binder soal Kemenangan Gila di MotoGP Austria, Seperti di Atas Es
Brad Binder. Foto: diambil dari motogpcom

Pembalap Ducati Francesco Bagnaia, yang memimpin di hampir sepanjang lomba sebelum berganti motor, mengeklaim runner-up.

Binder mendapat penalti tiga detik karena melanggar limit trek, tetapi margin dua pembalap terdepan cukup lebar sehingga hal itu tak mengubah hasil balapan.

Rookie Spanyol dan pole sitter Jorge Martin, yang membawa Pramac Ducati menang di trek yang sama pekan lalu, finis ketiga di depan sekira 86.000 penonton yang memadati trek Austria hari itu.

Kemenangan Binder hari itu menjadi yang kedua baginya dalam karier sang pembalap di kelas premier setelah kesuksesan di Brno, Republik Ceko satu tahun lalu ketika ia masih rookie.

"Ini sangat menyeramkan. Terutama dua lap terakhir. Saya masih bisa mendorong cukup keras untuk lap pertama (setelah menjadi pemimpin balapan), tetapi segera setelah ban belakang dan depan dingin ini seperti berkendara di atas es," katanya.

"Beberapa tikungan kemudian rem karbon saya dingin jadi saya juga tak bisa mengerem. Saya rasa ada seseorang yang menahan saya hari ini karena beberapa kali saya mengira ini sudah berakhir," imbuhnya.

Binder mengaku dia hampir masuk dari sisi dalam untuk menyalip para pembalap terdepan di tiga lap terakhir ketika ia merasakan mereka akan masuk ke pit.

Segera setelah dia melihat rival-rivalnya berbelok ke jalur pit, Binder segera memutuskan untuk tetap bertahan di trek dan melanjutkan lomba dengan ban kering.

Brad Binder mendapat penalti 3 detik karena melanggar limit trek di MotoGP Austria.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News