Rabu, 14 November 2018 – 10:30 WIB

Cerita Gotong Royong di Balik Film Impian 1.000 Pulau

Selasa, 02 Oktober 2018 – 23:25 WIB
Cerita Gotong Royong di Balik Film Impian 1.000 Pulau - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Gotong Royong merupakan nilai utama sekaligus menjadi pesan penting yang ditekankan di dalam film Impian 1.000 Pulau. Selain itu, film ini juga merupakan hasil dari sinergi empat pilar bangsa yang utama yaitu pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan akademisi.

“Film Impian 1.000 Pulau bertumpu pada salah satu nilai revolusi mental yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yaitu nilai gotong royong," kata Ivonny Zakaria selaku Ketua Gerakan 1.000 dalam jumpa pers Pesona Maraton Launching Trailer Film Impian 1000 Pulau di Restoran Dapur Solo Panglima Polim Jakarta Selatan, Selasa (2/10).

Melalui film Impian 1.000 Pulau, Ivon yang juga bertindak sebagai executive producer ini berusaha untuk membuktikan arti penting dari nilai gotong royong. “Nilai gotong royong ini memiliki makna yang besar tidak saja dalam proses pembuatan film, tetapi juga berdampak positif pada kelompok masyarakat ekonomi berbasi eco-tourism yang ada di Kepulauan Seribu,” ungkap Ivon.

Film ini tidak hanya menekankan semangat gotong royong. Melalui #1ticket1mangrove para penonton diajak untuk berkontribusi memperbaiki kerusakan mangrove di Indonesia. “Dengan membeli satu tiket, maka anak muda Indonesia telah berkontribusi terhadap upaya restorasi kerusakan mangrove,” jelasnya.

Dengan kemasan promosi yang cukup kreatif, ditargetkan film ini dapat meraih 5 juta penonton. Hasil karya sineas muda ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi.

“Saya sangat mengapresiasi Film Impian 1000 Pulau ini. Hasil gotong royong generasi muda ini baik yang tinggal di Kepulauan Seribu maupun yang berasal dari Kota Jakarta membuktikan bahwa kreatifitas dan inovasi merupakan hal yang tanpa batas dan dapat menghasilkan karya seni yang sangat bagus dan bermakna,” ujar Junaedi.

Junaedi juga berharap dengan dirilisnya film tersebut, dapat mengangkat Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata di Provinsi DKI Jakarta. Dengan demikian, banyak wisatawan yang akan berkunjung yang selanjutnya dapat berkontribusi positif terhadap ekonomi di Kepulauan Seribu. “Mudah-mudahan melalui Film Impian 1.000 Pulau, banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Kepulauan Seribu sehingga masyarakat dapat semakin dikenal, semakin sejahtera, dan mandiri di bidang ekonomi,” paparnya.

Sementara itu, produser film Impian 1.000 Pulau Siti Soleha Sari membagikan kisah proses pembuatan film. Menurut Sari, banyak tantangan yang harus dihadapi dalam proses pembuatan Film Impian Seribu Pulau. “Selama 2,5 tahun pembuatan film, banyak tantangan yang harus kami hadapi. Salah satunya meyakinkan teman-teman saya untuk mau bekerja keras tanpa pamrih dan memegang teguh nilai integritas dalam pembuatan film ini,” ungkap Sari.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar