Crossborder Tourism Dimatangkan di Pulau Dewata Bali

Crossborder Tourism Dimatangkan di Pulau Dewata Bali
Arief Yahya. Foto: Kemenpar

Target yang dibidik, 155.000 wisman. Setelah itu ada Riau. Empat wilayah di Bumi Lancang Kuning itu punya 22 even di wilayah crossborder. Target yang dibidik, 139.000 wisman.

Kaltara yang punya dua wilayah perbatasan punya 3 even kegiatan. Target yang dibidik dari sana, jumlahnya mencapai 82.000 wisman.

Sementara Sulawesi Utara yang punya 3 wilayah perbatasan, sudah menyiapkan 7 even kegiatan. Target yang dibidik dari sana, 13.000 wisman. Terakhir adalah Kaltim. Satu wilayah di sana dipatok mampu mendatangkan 2.000 kunjungan wisman.

“Ini bisa dicapai lewat festival musik, budaya, wisata kuliner dan belanja, hingga sport tourism. Saya ingin border tourism Indonesia bisa seperti Belanda. Negeri Kincir Angin itu sukses mendatangkan 18 juta wisatawan. Sebanyak 13 juta di antaranya berasal dari negara tetangganya seperti Jerman, Belgia, dan Prancis. Semuanya datang lewat darat,” terang Pitana.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti juga ada di barisan yang sama.

Potensi wilayah perbatasan Indonesia dinilai sangat kuat. Ada gunung, bukit, pantai, laut yang tenang, air terjun, budaya eksotis,hingga kuliner yang lezat, semua ada.

“Saya yakin ini bisa dicapai karena semua yang terkait crossborder tourism kita rangkul. Kita ajak duduk bareng untuk membikin wilayah perbatasan lebih semarak lagi,” ungkapnya. (jpnn)


Menpar Arief Yahya sangat serius menggarap crossborder tourism. Satu hari menghebohkan Jember Fashion Carnaval 2017 dengan hastag #PesonaJFC2017


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News