Dapat Laporan dari Warga di Dapil, Uni Irma Minta Mendagri dan Polri Bertindak
jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI dari Dapil II Sumatera Selatan Irma Suryani Chaniago menyoroti polemik pemecatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam Samsul Bahri Burlian oleh Wali Kota Alpian Maskoni.
Irma menyebutkan saat kunjungan kerja di Pagaralam, dia mendapatkan laporan dari masyarakat atas pemecatan yang dianggap sewenang-wenang terhadap mantan Sekda Kota Pagaralam Samsul Bahri Burlian.
"Saya mendapat laporan aspirasi dari masyarakat bahwa adanya dugaan kriminalisasi jabatan dan pembunuhan karakter yang tiba-tiba diturunkan pangkatnya tanpa alasan yang jelas," kata Irma dalam keterangannya, Minggu (17/9).
Dia menyebut sekda tersebut menurut masyarakat bekerja dengan baik dan membantu pemda Pagaralam dalam menjalankan fungsinya dengan tidak melakukan kesalahan apa pun.
Politikus NasDem itu juga mendorong Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Kepala Kepolisian Negara (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi terhadap penurunan jabatan Sekda Samsul Bahri.
Menurut Irma, pencopotan jabatan dilakukan tanpa alasan yang jelas. Dia juga mengajak semua pihak yang telah mengetahui permasalahan ini untuk bersama-sama mendorong pemerintah melakukan investigasi menyeluruh.
"Saya minta kepada Mendagri untuk mengevaluasi kembali tindakan pencopotan pejabat yang dilakukan sebulan sebelum wali kota habis masa jabatan. Setahu saya pejabat yang dalam waktu dekat akan habis masa jabatan tidak boleh mengambil keputusan strategis," lanjutnya.
Dia juga menyebutkan jabatan sekda tersebut harus dikembalikan meskipun yang bersangkutan tidak terpilih sebagai Pjs wali kota.
Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Selatan II Irma Suryani Chaniago menyoroti polemik pemecatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam
- Kabur ke Malaysia, Buronan Kasus Pembunuhan Dipulangkan ke RI
- Hari Ini AP3KI Berulang Tahun, Konsisten Memperjuangkan Nasib PPPK & PPPK Paruh Waktu
- Sampaikan Harapan untuk Jenderal Suyudi, ART Singgung Istilah Parcok Era Jokowi
- Polri Mutasi Lagi 199 Perwira, Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti
- Setelah PPPK, Giliran Berikutnya Anggota TNI dan Polri
- 1,79 Juta Batang Rokok Ilegal Gagal Beredar di Lampung Berkat Sinergi Bea Cukai-Polri
JPNN.com




