Densus Tangkap 2 Terduga Terorisme Terkait Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Densus Tangkap 2 Terduga Terorisme Terkait Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan (kiri). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

jpnn.com - JAKARTA - Masih ingat peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Jawa Barat?

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua terduga terorisme yang terkait dengan peristiwa tersebut.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, kedua terduga teroris ditangkap di wilayah Boyolali, Jawa Tengah.

“Terduga berinisial Saudara S dan Saudara Y,” kata Ramadhan di Jakarta, Kamis (3/8).

Jenderal bintang satu itu menyebut Penyidik Densus 88 Antiteror Polri menangkap kedua pelaku pada Selasa (1/8) di wilayah Boyolali, Jawa Tengah.

Keduanya diduga terlibat dalam menyiapkan bom bunuh diri yang digunakan tersangka AM di tempat kejadian perkara (TKP) Polsek Astana Anyar.

“Saudara S dan Saudara T diduga terlibat dalam menyiapkan bom bunuh diri yang digunakan tersangka AM di TKP,” kata Ramadhan.

Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Polresta Bandung, Jawa Barat, terjadi Rabu (7/12) pada tahun 2022, pukul 08.20 WIB, mengakibatkan 11 orang menjadi korban.

Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga terorisme di wilayah Boyolali, Jawa Tengah terkait bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News