Di Atas Bukit Itu Aura Keimanan Menyeruak

Di Atas Bukit Itu Aura Keimanan Menyeruak
Salah satu sisi Taman Wisata Iman. Foto: Ken Girsang/JPNN

“Kalau melihat patung ini, kita langsung teringat akan kisah di Alkitab. Jadi seperti mengingatkan kita untuk tetap taat pada Tuhan, seperti yang diperlihatkan Abraham. Bahkan sampai-sampai anak yang begitu ia kasihi hendak dikorbankan karena diminta Tuhan. Tapi itu hanya untuk mencobai Abraham, karena kemudian kita tahu begitu melihat kesungguhan hati Abraham, Tuhan memintanya mengganti dengan seekor domba,” ujar Nurlina boru Simanungkalit kepada JPNN, saat dimintai komentarnya awal Januari lalu.

Nurlina yang merupakan warga Medan, mengaku tidak keberatan harus berkendara sejauh lima jam perjalanan demi menghayati kisah-kisah dalam Alkitab secara langsung, tanpa harus berkunjung ke Israel atau Palestina, tempat di mana peristiwa bersejarah dalam agama-agama samawi banyak terjadi.

Makanya begitu tiba, ia langsung mendaki mendekati patung Abraham, untuk kemudian mengabadikannya. Padahal kunjungannya bersama 14 anggota keluarga kali itu, bukan yang pertama.

Berjalan menelusuri lebih jauh naik menuju puncak bukit, samar-samar menara gereja terlihat menyembul di balik pepohonan, di seberang bukit. Membuat setiap pengunjung yang datang, tak ingin melewatkan kesempatan melihat langsung keindahan tatanan ornamen gereja ala abad pertengahan, sembari tentunya memanjatkan doa dan puji-pujian kepada Sang Pencipta.

Namun karena jaraknya cukup jauh, apalagi harus menuruni bukit untuk kembali mendaki agar sampai di bangunan gereja tersebut, para pengunjung dapat beristirahat sejenak di bibir bukit.

Sembari menikmati hidangan yang telah dipersiapkan tentunya, atau paling tidak melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan mengikuti kisah perjalanan Yesus disalibkan.

Baik itu mulai dari proses persidangan sebelum Dia dituduh bersalah, dicambuk, memikul salib, semua tergambar dari patung-patung yang ditata berdasarkan 14 kisah, hingga akhirnya disalib di bukit Golgota.

Tapi sebelum sampai di puncak ‘Bukit Golgota’, yang menjadi titik akhir perjalanan wisata taman iman bagi agama Kristen, hampir semua pengunjung menyempatkan mampir ke Gua Maria.

LETAKNYA persis di atas Bukit Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara yang seluruh daerahnya rata-rata berada di ketinggian 1.100  meter dari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News