Diawasi Ketat, Satgas Covid-19 Meyakini Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Diawasi Ketat, Satgas Covid-19 Meyakini Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Warga mengantre pencairan bantuan sosial tunai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Pos. Bansos Tunai sebesar Rp 600.000 untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan pemerintah berupaya memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat diberikan secara tepat sasaran.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Kementerian Sosial (Kemensos) telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan lembaga fintech (financial technology) untuk menyiapkan aplikasi yang meningkatkan layanan kepada penerima manfaat.

Aplikasi ini itu bertujuan agar bansos yang disalurkan dapat dipantau prosesnya dan penerima manfaat menggunakan bantuannya sesuai kebutuhan.

"Sekaligus sebagai alat kontrol efektif kepada penerima manfaat dan alat kontrol efektif dalam penggunaan bantuan sosial," kata Wiku Adisasmito di Graha BNPB, Kamis (29/7).

Pemerintah juga melakukan tiga langkah strategis yang mendukung bansos Covid-19 tepat sasaran.

Pertama, melakukan sinkronisasi dan pemadanan data dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kementerian Dalam Negeri.

Kedua, memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan sosial. Terakhir, melibatkan dukungan teknologi berbasis digital. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Satgas Covid-19 meyakini bansos diberikan kepada masyarakat secara tepat sasaran karena diawasi ketat.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News