Dikira Boneka di Tumpukan Sampah, Penasaran Lantas Dicek, Oh Ternyata

Dikira Boneka di Tumpukan Sampah, Penasaran Lantas Dicek, Oh Ternyata
Proses evakuasi mayat ke dalam kantong jenazah. Foto ilustrasi: ANTARA/HO-Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Bandung

jpnn.com, PESAWARAN - Penemuan mayat laki-laki  di tumpukan sampah yang mengapung di Bendungan Argoguruh Sungai Way Sekampung bikin geger warga Desa Bumiagung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Lampung, Jumat (20/3)

Kapolres Pesawaran AKBP Popon A.S mengatakan, mayat kali pertama ditemukan Herman Irawan, warga setempat sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, ia hendak membersihkan sampah di sungai Way Sekampung.

“Berdasar olah TKP dan keterangan saksi (Herman, Red), saat itu ia dan rekannya tengah membersihkan sampah di sungai. Mereka melihat sosok tubuh yang awalnya dikira boneka,” kata Popon.

Mayat diperkirakan berusia 12 tahun. Saat ditemukan, ia menggunakan kaus merah tanpa mengenakan celana. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tegineneng.

“Begitu mendapat laporan, anggota Polsek Tegineneng melakukan koordinasi ke puskesmas setempat. Selanjutnya mengevakuasi korban dan membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” sebut dia.

Terpisah, Herman mengatakan, mayat ditemukan di tumpukan sampah saat mereka hendak membersihkan sampah di bendungan. ”Tidak ditemukan bekas luka atau kekerasan. Sepertinya mayat itu belum lama. Belum kembung,” kata Herman sebagaimana dilansir Radarlampung.co.id hari ini. (ozi/ais)

Penemuan mayat laki-laki di tumpukan sampah yang mengapung di Bendungan Argoguruh Sungai Way Sekampung bikin geger warga Desa Bumiagung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Lampung, Jumat (20/3)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News