Direktur Indoguna Minta Maaf Pada Istri dan Ibunya

Direktur Indoguna Minta Maaf Pada Istri dan Ibunya
Istri terdakwa Direktur PT Indoguna Utama Arya Abdi Effendy menangis ketika mendengarkan sang suami membacakan pembelaan pada sidang lanjutan kasus dugaan suap pengurusan kuota impor sapi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (19/6). Foto: Ricardo JPNN
JAKARTA -- Direktur PT Indoguna Utama, Aria Abdi Effendi harus mendekam di penjara terkait kasus suap pengurusan kuota impor sapi di Kementerian Pertanian. Akibatnya, Aria harus terpisah dengan anak istrinya. Atas kasus yang menimpanya itu, Aria memohon maaf kepada anak dan istrinya, Feby.

"Pesan untuk belahan jiwa yang diberikan Tuhan Yesus, istri saya Feby, perkenankan saya mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini. Karena saya bukan seorang koruptor," kata Aria, pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/6).

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Purwono Edi Santoso itu, Aria juga menyampaikan pesan kepada sang istri untuk terus mendidik anak-anaknya.

"Kamu harus jadi orang tua tunggal. Terima kasih dukungannya, saya mohon kamu kuat dan tabah. Saya titip anak-anak dan didik, saya sayang kamu sampai kapanpun," ungkap Aria.

JAKARTA -- Direktur PT Indoguna Utama, Aria Abdi Effendi harus mendekam di penjara terkait kasus suap pengurusan kuota impor sapi di Kementerian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News