Dorce Gamalama Minta Dimakamkan Secara Perempuan, Gus Miftah Tegas Berkomentar Begini

Dorce Gamalama Minta Dimakamkan Secara Perempuan, Gus Miftah Tegas Berkomentar Begini
Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Yogyakarta Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman.Foto : Dokumentasi JPNN.com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Penceramah Gus Miftah menanggapi wasiat Dorce Gamalama, yang meminta dimakamkan sebagai perempuan, jika meninggal dunia.

"Saya dengar ada beberapa wasiat, yang saya dengar itu nggak usah ada upacara doa tahlil 40 hari. Terus kemudian, yang kedua soal dia minta untuk dimakamkan secara perempuan," ujar Gus Miftah di kanal YouTube Official Nitnot.

Pemilik nama Miftah Maulana Habiburrahman ini mencoba menelaah hukum transgender dalam agama Islam. Dalam Alquran, jelas dibagi hanya dua jenis kelamin.

"Jadi yang pertama, dalam Surat Al Hujurat itu, Allah menciptakan kelamin itu cuma ada dua, jadi jenis laki-laki dan perempuan. Kemudian dalam fiqh itu ada jenis kelamin yang ketiga namanya, Khunsa," kata Gus Miftah.

Menurut Gus Miftah, khunsa adalah orang yang dalam tanda kutip berjenis kelamin dua, cewek atau cowok.

Hal itu ada penjelasan medisnya, seperti yang baru-baru ini terjadi pada anggota TNI dan pevoli Aprilio Manganang.

"Persoalannya adalah dia mau dijadikan cewek atau cowok itu harus dengan analisa medis," kata Gus Miftah.

"Tentang anggota TNI yang terbaru itu, Aprilio Manganang. Itu kan yang tadinya dikira cewek tapi ternyata setelah dianalisa medis waktu itu melalui Bang Andhika (Perkasa, Panglima TNI), ternyata ini cowok. Maka, ini yang cewek ditutup, yang cowok dipertahankan," kata Gus Miftah melanjutkan.

Penceramah Gus Miftah menanggapi wasiat Dorce Gamalama, yang meminta dimakamkan sebagai perempuan, jika meninggal dunia.

Sumber Herstory

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News