DPR Punya Misi Khusus di APPF Bangkok, Apa Itu?

DPR Punya Misi Khusus di APPF Bangkok, Apa Itu?
Ketua BKSAP DPR Fadli Zon menyentil polisi soal penggunaan gas air mata yang berujung Tragedi Kanjuruhan. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

Dalam pertemuan ini, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana mendorong perubahan mekanisme pemilihan ketua grup serta mekanisme keanggotaan pada executive committee yang semula 4 tahun menjadi 2 tahun. 

Usulan perubahan itu mendapat tanggapan positif dari mayoritas negara-negara Asia Tenggara yang hadir. 

Selanjutnya, usulan tersebut akan diajukan kepada executive committee untuk menjadi pertimbangan. Usulan dimaksudkan untuk memberi kesempatan seluas-luasnya bagi negara-negara Asia Tenggara untuk menjadi anggota.

Delegasi DPR RI juga menggalang dukungan parlemen negara-negara Asia-Pasifik untuk memperkuat kerja sama ekonomi hijau dan konservasi biodiversitas melalui Resolusi berjudul Promoting Biodiversity and Green Economy for Inclusive Development. 

Resolusi tersebut juga mendapatkan dukungan dari peserta sidang di Working Group on Economic and Trade Matters.

Putu menyampaikan Indonesia terus mengupayakan transisi menuju ekonomi hijau yang berkaitan erat dengan proses pemulihan pascapandemi. 

Rangkaian Pertemuan Tahunan APPF yang dihadiri 20-an negara tersebut ditutup dengan penandatanganan Joint Communique oleh seluruh perwakilan delegasi anggota APPF. 

Di akhir acara. juga dilakukan serah terima keketuaan dari Thailand ke Filipina yang akan menjadi tuan rumah pada 2023. (mrk/jpnn)

DPR RI membawa misi menyukseskan dua usulan resolusi di APPF Bangkok, simak selengkapnya


Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News