DPR: Tembak dan Ambil Organ TKI Layak Diadukan ke PBB

DPR: Tembak dan Ambil Organ TKI Layak Diadukan ke PBB
DPR: Tembak dan Ambil Organ TKI Layak Diadukan ke PBB
Sementara Direktur Migrant Care Anis Hidayah akan bekerjasama dengan DPR RI untuk mendesak pemerintah secepatnya menyelidiki kematian TKI asal NTB itu.

"Ada kecurigaan hilangnya organ tubuh 3 TKI tersebut karena adanya jahitan di bagian mata, dada, dan perut," tegas Anis Hidayah.

Lebih lanjut dia menyesalkan sikap Kemlu yang terlalu dini mengatakan bahwa bekas jahitan itu sebagai proses otopsi di Malaysia. Untuk itu kami mendesak autopsi ulang. Memangnya Kemlu tahu atau tidak organ nggak diambil,” tanya Anis.

Diungkap Anis, pada 1993, ada TKI bernama Ati Wardiati (almarhummah) yang bagian dalam perutnya kosong setelah diotopsi ulang di Indonesia. (fas/jpnn)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo mengatakan kasus penembakan tiga tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diikuti dengan pengambilan organ


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News