Drama Dua Negara di Balik Pembakaran Al-Qur'an

Drama Dua Negara di Balik Pembakaran Al-Qur'an
Demonstran Irak memegang Alquran selama protes di dekat Zona Hijau Baghdad pada hari Sabtu (22/07). (Reuters: Khalid Al-Mousily)

Apakah legal membakar kitab suci di Australia?

Secara hukum, orang yang membakar Al-Quran di Australia mungkin tidak akan menerima konsekuensi apa-apa.

Australia tidak memiliki undang-undang federal penistaan agama.

Beberapa negara bagian masih memiliki undang-undang seperti itu di buku-buku karena unsur historis yang diwariskan hukum umum Inggris, tapi hanya terkait tindakan melawan agama Kristen.

Queensland dan Australia Barat menghapus undang-undang penistaan agama mereka, sementara para ahli mengatakan negara bagian lain yang menyebutkan penistaan agama dalam hukum pidana mereka sangat tidak mungkin untuk mengadili pelaku potensial.

Seorang pria yang membakar halaman Al-Quran dan Alkitab di Queensland pada tahun 2010 hampir kehilangan pekerjaannya dan menghadapi reaksi publik, tetapi tidak ada konsekuensi hukum.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari laporan ABC News.



Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Sudah sepekan hubungan Irak dan Swedia memanas, diwarnai dengan unjuk rasa yang menyerang kantor kedutaan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News