Dua Kubu Bentrok, Batam Mencekam

Dua Kubu Bentrok, Batam Mencekam
Salah satu kelompok yang berseteru menggunakan panah dihalau polisi saat terjadi kerusuhan antara dua kelompok di depan Hotel Planet Holiday, Batam, Senin (18/6). Foto : Wijaya Satria/Batam Pos/JPNN
Sampai di area Hotel Planet Holiday, massa pimpinan Basri yang melihat pengrusakan oleh massa Toni langsung meluapkan emosinya. Sama-sama membawa parang, tombak dan busur panah, massa pimpinan Basri langsung menyerbu massa pimpinan Toni. Perang parang, hujan anak panah serta terjangan tombak antara dua kubu pun tak terhindarkan.

Erangan suara kesakitan dan teriakan minta tolong dari massa yang terkena sabetan dan tikaman tombak pun terdengar nyaring dan keras oleh pengendara yang kebetulan lewat dan menyaksikan jalannya perang.  "Tolooong, ampuun, jangan bunuh, saya hanya ikut-ikutan saja, aaaarrh," teriak salah seorang yang terkena tebasan parang.

Mengetahui kebrutalan dua kubu massa, polisi yang sebelumnya sudah berjaga-jaga di lokasi pun tak berdaya dan hanya bisa menyaksikan  bentrok berdarah. Sebab, saat awal terjadinya bentrok berdarah, personel polisi yang turun di TKP hanya sedikit dan tak membawa persenjataan lengkap. Sehingga bentrok pun tak terhindarkan.

Selang beberapa menit setelah bentrok, ratusan polisi dari Brimob dan Polda Kepri langsung berdatangan dengan persenjataan laras panjang beserta tameng. Massa yang bentrok pun berhasil dipukul mundur dan ditangkap. Namun, ada beberapa dari massa kedua kubu yang lolos dari kejaran polisi.

BATAM - Massa dari dua kubu berbeda yang saling bersengketa lahan bentrok di Area Hotel Planet Holiday, Batam, Senin (18/6) sekitar pukul 15.00.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News