Duh, Para Bos Mafia Bebas dari Penjara di Masa Pandemi Corona

Duh, Para Bos Mafia Bebas dari Penjara di Masa Pandemi Corona
Tentara Italia berjaga di sebuah jalan yang kosong melompong sejak diberlakukannya lockdown akibat virus corona. Foto: Reuters

Nama-nama bos mafia lainnya yang memperoleh pembebasan pada masa pandemi adalah Vincenzinno Iannazzo (65). Seharusnya pemimpin klan Lamzia Terme yang ditangkap melalui Operasi Andromeda pada 2015 itu menjalani hukuman 14 tahun penjara.

Pentolan mafia lainnya, Nitto Santapaola (83) tengah meminta pembebasan. Namun, bos mafia yang telah berada di balik jeruji besi sejak 1993 itu belum diizinkan menghirup udara bebas karena diduga masih mengendalikan organisasi kriminal dari dalam penjara.

Menyitat The Guardian, ada 74 pentolan mafia yang berada di dalam penjara, namun kondisi kesehatan dan usia mereka membuat rentan tertulari virus corona. Namun, ada kekhawatiran baru yang muncul.

Menurut Leo Beneducci selaku sekretaris jenderal organisasi sipir Italia (OSAPP), kini para napi justru mulai sering berpelukan dengan tujuan meningkatkan kemungkinan penularan virus corona dengan tujuan memperoleh pembabasan dari penjara. “Ini adalah situasi yang sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sementara Menteri Kehakiman Italia Alfonso Bonafede menyatakan bahwa pemerintah tidak bisa menyetujui pembebasan para pentolan mafia dari penjara. “Perang melawan para mafia adalah masalah serius,” ujarnya.(foxnews/dailymail/guardian/ara/jpnn)

Pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19) disinyalir jadi peluang bagi para pentolan mafia di Italia yang sedang menjalani masa hukuman untuk keluar dari penjara.


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News