Dunia Hari Ini: Pemilu 2024 Digelar, Distribusi Logistik ke Pelosok Jadi Tantangan

Dunia Hari Ini: Pemilu 2024 Digelar, Distribusi Logistik ke Pelosok Jadi Tantangan
Polres Subang melaporkan Pemilu harus melewati sungai dan perjalanan selama 3 jam untuk mendistribusikan kebutuhan Pemilu di pelosok Subang, Jawa Barat. (Foto: Koleksi Polres Subang via situs Medcom.id)

Anda sedang membaca Dunia Hari Ini, yang merangkum laporan utama dari sejumlah negara dalam 24 jam terakhir.

Dalam edisi Selasa, 14 Februari ini kami awali dengan persiapan pencoblosan Pemilu 2024.

Perjuangan mendistribusikan logistik Pemilu

Pemilu 2024 di Indonesia menyedot perhatian internasional karena menjadi pencoblosan demokratis serentak terbesar di dunia.

Tahun ini, untuk pertama kalinya, lebih dari setengah juta pemilih adalah anak-anak muda dari kalangan Gen X, Gen Z, dan Millenial.

KPU secara resmi mencatat ada 204,8 juta pemilih yang tersebar di 514 kabupaten atau kota, 38 provinsi, serta 128 negara perwakilan.

Tentunya tidak mudah untuk mendistribusikan kertas suara, terutama ke daerah terpencil di saat warga antusias untuk mencoblos dan dibayang-bayangi tuduhan kecurangan sejumlah partai dan paslon.

Diskusi gencatan senjata berakhir tanpa keputusan kuat

Pembicaraan yang melibatkan Amerika Serikat, Mesir, Israel dan Qatar mengenai gencatan senjata di Gaza berakhir tanpa keputusan kuat pada hari Selasa.

Kota Rafah, yang populasinya sebelum perang berjumlah sekitar 300.000 jiwa, dipenuhi dengan para tunawisma yang tinggal di tenda-tenda.

Pemilu 2024 di Indonesia menyedot perhatian internasional karena menjadi pencoblosan demokratis serentak terbesar di dunia

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News