Ekonomi Indonesia Meningkat 5,7 Persen

Hitungan Triwulan Pertama 2010

Ekonomi Indonesia Meningkat 5,7 Persen
Ekonomi Indonesia Meningkat 5,7 Persen
Dijelaskan pula, ditinjau dari segi penggunaan pada triwulan I 2010 dibandingkan dengan triwulan IV 2009, pengeluaran konsumsi rumahtangga secara riil meningkat sebesar 0,9 persen. Sedangkan pengeluaran konsumsi pemerintah menurun (sebesar) 44,4 persen, dan pembentukan modal tetap bruto menurun 2,3 persen. Demikian pula ekspor barang-jasa, turun sebesar 4,1 persen, sementara impor barang-jasa turun sebesar 2,3 persen.

"Meningkatnya pertumbuhan ekonomi 5,9 persen karena didukung oleh kenaikan pengeluaran konsumsi rumahtangga sebesar 3,9 persen, pembentukan modal tetap bruto sebesar 7,9 persen, juga surplus neraca perdagangan yaitu ekspor naik sebesar 19,6 persen dan impor 22,6 persen. Sementara komponen pengeluaran konsumsi pemerintah turun 8,8 persen," jelas Rusman.

Akan halnya struktur perekonomian Indonesia pada triwulan I tahun 2010, kata Rusman pula, masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera. Kelompok provinsi di Pulau Jawa tercatat memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,8 persen. "Sementara Pulau Sumatera sebesar 23,6 persen, Kalimantan sebesar 9,5 persen, Sulawesi 4,4 persen, Bali-Nusa Tenggara sebesar 2,8 persen, dan sisanya 1,9 persen di Maluku dan Papua," katanya lagi. (afz/jpnn)

JAKARTA - Perekonomian Indonesia dilaporkan menunjukkan tren positif. Kepada wartawan, Senin (10/5), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Rusman


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News