Ganjar Pranowo Geregetan Masih Ada Guru Sebar Hoaks soal Pemerintah

Ganjar Pranowo Geregetan Masih Ada Guru Sebar Hoaks soal Pemerintah
Gubernur Ganjar Pranowo di kantornya. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan promosi jabatan di lingkungan Setda Provinsi Jateng sebagai hal biasa.

Ganjar Pranowo menegaskan ASN penjabat harus siap didemosi jika kinerjanya tak maksimal.

Hal itu disampaikan Ganjar, usai melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Pemprov Jateng, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (14/1).

"Prosesnya (promosi jabatan) ini biasa saja sebenarnya. Tadi kami sampaikan kepada mereka dan pada saat kami wawancara, kalau anda nggak perform Anda tidak saya mutasi, demosi lho," tegas Ganjar.

Ada 13 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik Ganjar pada pagi ini. Tiga orang merupakan nama baru dari hasil promosi jabatan terbuka dan berasal dari daerah.

Tiga orang tersebut yakni Supriyanto menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov Jateng dari Kabupaten Pati, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dijabat oleh Bergas Catursasi dari Kabupaten Kudus. Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dijabat oleh Uswatun Hasanah dari Wonogiri.

"Pesan saya kepada mereka, umpama yang pertanian lama kosong saya bilang gunakan segala cara pengetahuan kekuatan kewenangan otoritas semuanya, turunkan harga. Minyak, bawang, telur, daging dan kolaborasi di bawah asisten ekonomi dengan cara apa saja," tegas Ganjar.

Kepada Kepala BPBD, Ganjar juga memerintahkan agar dalam masa siaga ini untuk memperkuat kesiapan pasukan serta memastikan seluruh alat dengan baik.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperingatkan para guru soal hoaks dan tebus ijazah.