Gelar Mudik Bersama, Kemnaker Berangkatkan 6 Ribu Pekerja ke Berbagai Kota di Jawa dan Sumatra

Gelar Mudik Bersama, Kemnaker Berangkatkan 6 Ribu Pekerja ke Berbagai Kota di Jawa dan Sumatra
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat melepas mudik bersama gelombang pertama yang memberangkatkan 330 orang ke berbagai daerah di Jambi, Kamis (4/4). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menggelar program mudik bersama bagi pekerja dan keluarganya ke berbagai kota di Jawa dan Sumatra.

Salah satunya mudik bersama Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) yang dilepas Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan, Kamis (4/4).

Wamenaker Afriansyah Noor mengatakan program yang bertemakan 'Mudik Ceria 2024 Pergi Pulang Sehat Lancar Selamat' merupakan kerja sama antara Kemnaker dengan berbagai stakeholders ketenagakerjaan, mulai dari PLN, Taspen Life, TIKI JNE, dan Petrochina International Jabung Ltd.

Hingga 7 April nanti, Kemnaker akan memberangkatkan 6 ribu pekerja yang akan mudik menggunakan 85 bus dan 3 gerbong kereta api.

“Pada gelombang pertama pelepasan mudik bersama ini diberangkatkan tujuh bus dengan total pemudik sebanyak 330 orang ke berbagai daerah di Jambi,” kata Wamenaker Afriansyah Noor dalam sambutannya.

Dia menyampaikan program mudik bersama yang rutin dilakukan Kemnaker setiap tahun ini bertujuan mengakomodir keinginan pekerja yang ingin merayakan Lebaran di kampung halamannya masing-masing.

Wamenaker Afriansyah menyebut melalui program mudik bersama keakraban dan keharmonisan hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja dapat terjalin dengan baik sehingga kesejahteraan pekerja betul-betul diperhatikan oleh perusahaan.

“Program mudik bersama menjadi bentuk komunikasi dan harmonisasi yang dibangun perusahaan dengan para pekerjanya,” tegasnya.

Lewat program Mudik Bersama 2024, Kemnaker akan memberangkatkan 6 ribu pekerja ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News