Gelorakan Hipnosis untuk Profesi Mulia, PKHI Siapkan Rakernas II

Gelorakan Hipnosis untuk Profesi Mulia, PKHI Siapkan Rakernas II
Ketua Umum Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) Avifi Arka (berdiri sebelah kanan). Foto: Instagram/Indonesian Hypnosis Center

jpnn.com, JAKARTA - Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) berencana menggelar rapat kerja nasional (rakernas) kedua di Jakarta, Sabtu (2/10).

Ketua Umum PKHI Avifi Arka menyatakan rakernas yang akan digelar di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, itu mengusung topik Penghipnotis Profesi Mulia.

Avifi menjelaskan pemilihan topik itu didasari beberapa pertimbangan. Pertama, kini makin banyak masyaraka memanfaatkan jasa profesi hipnotis untuk pelatihan maupun layanan hipnoterapi.

“Hipnoterapi bisa membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang terkait dengan pikiran, perasaan dan perilaku seperti kecemasan berlebih berlebih, depresi, latah, gagap, kecanduan, langsing, dan lain-lain,” ujar Avifi dalam siaran pers PKHI, Jumat (1/10).

Avifi menambahkan kian banyaknya penggunaan hipnosis berpotensi membuka profesi baru bagi masyarakat yang membutuhkan  pekerjaan. “Profesi ahli hipnosis sudah masuk Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2014,” tuturnya.

Rakernas II PKHI itu juga akan menghadirkan para pembicara dari pemerintah. Pembicara pertama ialah Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kunjung Masehat.

Ada pula Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek Dr. Beny Bandanadjaya, ST., MT., yang akan menjadi narasumber untuk materi bertema Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Kurikulum dan LSK Hipnoterapi.

Pembicara selanjutnya ialah dr. Hadi Siswoyo, M.Epid dari Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes. Hadi akan memaparkan materi bertema Organisasi Profesi Mitra Kesehatan Pemberi Rekomendasi Praktek Hipnoterapi.

Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) berencana menggelar rapat kerja nasional (rakernas) kedua di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News