Giliran Guru Honorer K2 Banyuwangi Mogok Mengajar
jpnn.com, BANYUWANGI - Ribuan guru honorer K2 (kategori dua) melakukan aksi mogok ngajar. Aksi mogok yang dimulai hari ini (18/9) sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah terkait rekrutmen CPNS 2018.
Koordinator Daerah (Korda) Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Banyuwangi Hj Anis Akhodiyah mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat bersama PGRI diputuskan melakukan aksi mogok. Aksi mogok ini dilakukan serentak di 25 kecamatan.
"Kabupaten Banyuwangi memiliki 25 kecamatan. Jadi mogok ini dilakukan seluruh honorer non PNS tingkat SD, SMP, dan SMA/SMEA," ujar Anis kepada JPNN, Selasa (18/9).
Dia menyebutkan, mogok kerja dimulai Selasa (18/9) sampai Kamis (20/9). Jika selama tiga hari belum ada respons maka akan ada intruksi selanjutnya.
BACA JUGA: Hari Ini Ribuan Honorer Gelar Doa Bersama di Gedung Dewan
"Saya minta dalam aksi ini wajib diawali salat duha dan istighosah. Mudah-mudhan Allah SWT mengijabah doa-doa seluruh honorer hingga Bapak Presiden merekrut K2 menjadi PNS tanpa syarat. Amin," harapnya. (esy/jpnn)
Guru honorer K2 di 25 kecamatan yang ada di wilayah Banyuwangi, Jatim, hari ini melakukan aksi unjuk rasa.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- 7 September 30 Ribu GTK PPPK Paruh Waktu Turun ke Jalan, Mogok Mengajar Nasional
- Verifikasi Data Honorer K2 Melibatkan BPKP Sebelum Diteruskan ke BKN
- Honorer K2 Mulai Mengabdi 2015 ke Bawah Masuk Daftar CASN 2026
- Ribuan Honorer di Jabar Belum Terima Gaji, Dedi Mulyadi Mengadu ke Menpan RB
- Saatnya Berjuang Meraih PNS, PPPK Statusnya Sangat Lemah
- SK Kontrak Kerja PPPK Hingga BUP Ditarik, Lalu Diubah Jadi 5 Tahunan, Ajun: Aneh!
JPNN.com




