GP Ansor Gelisah, Makin Banyak Anggota Rombongan Jemaah Liar Berkeliaran

GP Ansor Gelisah, Makin Banyak Anggota Rombongan Jemaah Liar Berkeliaran
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor, Dhamiry A Ghazaly di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Antara/M Fikri Setiawan

jpnn.com, BOGOR - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengajak para guru mengaji turut mengatasi munculnya fenomena rombongan jemaah liar atau biasa disebut rojali.

"Kepada orang tua, guru ngaji dan Kader GP Ansor se-Kabupaten Bogor, agar menyikapi fenomena rojali atau remaja yang baru berusia tingkat SD sampai SMP yang berkeliaran pada malam hari dengan dalih pengajian, agar menjadi perhatian serius kita semuanya," ungkap Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bogor, Dhamiry A Ghazaly di Cibinong, Bogor, Senin.

Rojali adalah gerombolan anak remaja dengan atribut keagamaan berupa sarung dan kopiah yang kerap menyetop kendaraan truk maupun jenis pick up di tengah jalan dengan dalih butuh tumpangan ke tempat pengajian.

Menurutnya, fenomena tersebut sudah jamak terjadi baik di wilayah Kabupaten maupun Kota Bogor. Dia khawatir aksi para rojali tersebut menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan maupun remaja itu sendiri.

"Saya berharap Pemda Bogor dan aparat terkait, bisa menyikapi hal ini, karena akan menjadi masalah sosial yang baru jika didiamkan," kata Dhamiry. 

Dia mengajak para remaja untuk kembali menimba ilmu di tempat pengajian, pesantren, majelis talim kepada para kiai maupun ulama di lingkungan terdekat.

"Mari kita kembali ngaji di tempat dan gurunya. Intinya fenomena anak usia remaja yang berkeliaran di jalan dan ngompreng truk atau mobil pickup harus disikapi serius oleh semua elemen," tuturnya. (antara/jpnn)

GP Ansor khawatir dengan makin banyaknya fenomena Rojali terutama di wilayah Jabar.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News