Gubernur Bank Sentral Australia Optimistis Dengan Perkembangan Ekonomi

Namun hal tersebut juga tidak akan diperkirakan akan terjadi.
Stevens mengatakan 'gonjang ganjing' dalam perekonomian dunia belakangan ini belum berpengaruh terlalu banyak terhadap bank, dan perusahaan, dan karenanya perekonomian dunia belumlah dalam masa krisis.
"Keadaan tentu bisa berubah, namun saat ini, kami tidak melihat adanya perubahan situasi pendanaan yang kita lihat dalam situasi yang serius." katanya menambahkan.
Topik hangat dalam dengar pendapat adalah keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed) hari Kamis malam untuk tidak menaikan tingkat suku bunga, yang saat ini nol persen, hal yang sudah terjadi dalam enam tahun terakhir.
Bank Sentral AS mengatakan naik turunnya pasar keuangan belakangan ini, dan resiko karena melambatnya perekonomian China menjadi faktor utama dalam penundaan penaikan suku bunga.
Namun menurut Glenn Stevens, dalam waktu dekat, Fed harus menaikkan suku bunga.
"Selalu akan ada dinamika pasar, data yang lemah, dan ada yang mengatakan 'jangan naikkan dulu' namun di satu hari nanti, mereka harus melakukannya." kata Stevens.
Menurut Stevens melihat perkembangan ekonomi yang terus meningkat maka kenaikan suku bunga masih bisa terjadi sebelum Natal.
Gubernur Bank Sentral Australia Glenn Stevens dalam dengar pendapat di parlemen mengatakan rasanya optimisnya mengenai perekonomian dan mengatakan
- Industri Alas Kaki Indonesia Punya Potensi Besar, Kenapa Rawan PHK?
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan