Gubuk Hebat Tempat Kumpul Ortu Penderita Cerebral Palsy

Berharap si Anak Bisa Mandiri ketika Ortu Tiada

Gubuk Hebat Tempat Kumpul Ortu Penderita Cerebral Palsy
FISIOTERAPI: Revan, putra salah seorang pendiri Gubuk Hebat, bersama terapisnya. Foto: Dipta Wahyu/Jawa Pos

Hal itu dilakukan karena Dea pernah melihat orang tua yang putus harapan dan akhirnya membiarkan anaknya. Karena kemajuan anak CP tidak bisa disamakan antara satu dan yang lain, terkadang orang tua sampai pesimistis. ”Tidak terlalu memikirkan biaya orang tua datang ke sini saja, kami sudah senang,” paparnya.

Untuk saat ini, Gubuk Hebat hanya memberikan fisioterapi guna melatih saraf motorik kasar. Sementara itu, terapi yang harus diberikan untuk anak CP bermacam-macam. Di antaranya, okupasi terapi untuk melatih motorik halus, terapi wicara, dan terapi kognitif. ”Sementara ini kami masih mencari terapis yang tidak hanya bekerja, tetapi juga bersosialiasi,” ucapnya.

Ke depan, Dea berharap orang tua penderita CP tidak menganggap dunia kiamat. ”Kami ada untuk saling menguatkan. Mereka tak sendirian. Ada banyak yang senasib. Sehingga kalau ditanggung bersama dan saling membantu, bebannya menjadi lebih ringan,” katanya. (*/c11/ayi)


Punya anak penderita cerebral palsy (CP) adalah sebuah pukulan berat bagi orang tua. Hingga muncul Gubuk Hebat, sebuah ajang kebersamaan orang tua


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News