Gunung Rokatenda Meletus, 2.000 Mengungsi

Gunung Rokatenda Meletus, 2.000 Mengungsi
Gunung Rokatenda Meletus, 2.000 Mengungsi
JAKARTA - Sedikitnya 2.000 warga Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), diungsikan ke pulau Flores Minggu (3/2) dini hari akibat Gunung Rokatenda meletus. Gunung berapi setinggi 875 meter itu meletus Sabtu (2/2) jelang tengah malam. Meski begitu, status gunung tersebut masih dalam level siaga tiga. Belum ada laporan korban jiwa akibat meletusnya gunung tersebut.

Berdasar informasi, Gunung Rokatenda yang terletak di pulau Palue meletus pukul 23.45 WITA. Gunung yang oleh masyarakat setempat disebut Gunung Palue itu menyemburkan abu vulkanik hingga ketinggian empat kilometer. Angin mengarahkan abu vulkanik tersebut ke dua kabupaten di NTT, yakni Sikka dan Nagekeo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT Tini Thadeus menyatakan, saat menyembur kali pertama terdengar dua kali ledakan. Ledakan itu terdengar hingga radius 17 kilometer dari puncak gunung. Kondisi tersebut sebenarnya belum dianggap membahayakan karena status gunung masih siaga tiga. Karena itu, tidak ada perintah melaksanakan evakuasi.

Meski begitu, ledakan dan semburan abu vulkanik membuat warga kecamatan Palue, yang terdekat dengan gunung tersebut panik. Ditambah lagi petugas pos pantau gunung Rokatenda melihat lava pijar ikut mengalir dari puncak gunung. Khawatir akan dampak lebih jauh, setidaknya 2.000 orang berinisiatif meninggalkan pulau Palue dengan puluhan perahu motor menuju Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, dan dan Maurole, bagian utara Kabupaten Ende.

JAKARTA - Sedikitnya 2.000 warga Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), diungsikan ke pulau Flores Minggu (3/2) dini hari akibat Gunung Rokatenda meletus.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News