Guru di Karawang Disiram Air Keras, Polisi Sudah Bergerak

Guru di Karawang Disiram Air Keras, Polisi Sudah Bergerak
Eli Chuherli, seorang guru di Kabupaten Karawang yang menjadi korban penyiraman air keras. Foto: ANTARA/HO-Dok Dedi Mulyadi

jpnn.com, KARAWANG - Seorang guru di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bernama Eli Chuherli menjadi korban penyiraman air keras.

Polres Karawang hingga kini masih melakukan penyelidikan dan berjanji segera menangkap pelaku.

"Kasus itu (penyiraman air keras terhadap guru) masih dalam proses penanganan," kata Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy, saat dihubungi di Karawang, Selasa.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian sebelumnya telah menerima laporan kekerasan yang dialami Eli Chuherli, berupa tindakan penyiraman air keras sampai kini kondisi matanya buta.

Laporan tersebut diterima pihak kepolisian pada akhir Mei 2023. Kini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran pelaku.

"Insyaallah dalam waktu dekat (ditangkap)," katanya seraya menambahkan kalau identitas dan keberadaan pelaku sudah diketahui oleh jajaran kepolisian.

Seorang guru di Karawang yang menjadi korban penyiraman air keras itu bernama Eli Chuherli, warga Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe, Karawang.

Menurut Eli, peristiwa nahas yang dialaminya itu terjadi pada 23 Mei 2023. Penyiraman bermula dari bisnis rental mobil jemputan bersama terduga pelaku, Ade Hermawan.

Seorang guru di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bernama Eli Chuherli menjadi korban penyiraman air keras.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News